<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Taman Hati &#187; rindu</title>
	<atom:link href="http://blog.gayagaia.com/tag/rindu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.gayagaia.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Nov 2011 16:07:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Izinkan aku &#8230;</title>
		<link>http://blog.gayagaia.com/doa/izinkan-aku/</link>
		<comments>http://blog.gayagaia.com/doa/izinkan-aku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 02:31:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gaia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[kedamaian hati]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.gayagaia.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Izinkan aku berdoa bukan agar terhindar dari bahaya melainkan agar aku tiada takut menghadapinya Izinkan aku memohon bukan agar penderitaanku hilang melainkan agar hatiku teguh menghadapinya Izinkan aku tidak mencari sekutu dalam perjuangan hidupku melainkan memperoleh kekuatanku sendiri Izinkan aku tidak memohon keselamatan dengan ketakutan dan kegelisahan melainkan memiliki harapan dan bersabar untuk memenangkan kebebasanku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><span style="color: #149588;"><img class="alignnone size-full wp-image-213" title="kids-hlding-quran" src="http://blog.gayagaia.com/wp-content/uploads/2008/10/kids-hlding-quran.jpg" alt="kids-hlding-quran" width="74" height="99" /></span><br />
<br/><br />
<span style="color: #149588;">Izinkan aku berdoa<br />
bukan agar terhindar dari bahaya<br />
melainkan agar aku tiada takut menghadapinya<br />
Izinkan aku memohon<br />
bukan agar penderitaanku hilang<br />
melainkan agar hatiku teguh menghadapinya<br />
Izinkan aku tidak mencari sekutu dalam perjuangan hidupku<br />
melainkan memperoleh kekuatanku sendiri<br />
Izinkan aku tidak memohon keselamatan dengan ketakutan dan kegelisahan<br />
melainkan memiliki harapan dan<br />
bersabar untuk memenangkan kebebasanku<br />
Berkati aku<br />
sehingga aku tidak menjadi pengecut<br />
dengan merasakan kemurahan-Mu<br />
dalam keberhasilanku semata<br />
Tapi biarkan aku menemukan<br />
genggaman tangan-Mu<br />
dalam kegagalanku</span><br />
<br/><br />
<em><span style="color: #149588;">(terjemahan karya Rabindranath Tagore)</span></em></p></blockquote>
<p><span style="color: #bc5779;">Bertahun lalu, almarhum <a title="Whispers of My Heart - my other blog" href="http://bisikan-hati.blogspot.com/2007/05/izinkan-aku.html" target="_blank">ayahku mengenalkan karya Rabindranath Tagore ini padaku</a>. Aku menyimak dengan khusyuk, tanpa memahami betul makna dibalik kata-kata indahnya. Hari-hari ini rangkaian kata-kata tersebut kembali memenuhi batinku. Kali ini, memaknainya dengan caraku sendiri, kata demi katanya membawa kedamaian tersendiri dihati.</span><br />
<br/><br />
<span style="color: #bc5779;"><em>*Rindu ayah*</em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.gayagaia.com/doa/izinkan-aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

